Senin, 28 Agustus 2017

SARA



Untuk apa membeda bedakan suku agama dan ras jikalau darah kita masih sama sama merah,tulang pun masih putih bukan? Kita berasal dari sang sumber yang sama,sang sumber yang menciptakan semua pencerahanNya . Maka sebagai ciptaanNya pasti bisa memahami pikiranNya dengan bahasa manusia sesuai dengan kondisi,waktu dan tempat.

Suku adalah buatan kita berdasarkan pengetahuan kita. Agama adalah salah satu fasilitas pusaran medan energi yang mengumpulkan kita agar dapat membangun dunia dengan cinta kasih. Agama mempunyai kekuatan melebihi manusia itu sendiri dan tak perlu dibela maupun disanjung,karena Agama terhimpun dari perwujudan pikiran alam agar kehidupan manusia berjalan damai.

Jikalau Agama mu diusik dan engkau terusik,maka Agama jauh darimu dan jikalau Agama mu diusik dan engku tidak terusik seraya tetap bersyukur maka Agama melindungi mu. Begitu maha dasyatnya Agama itu. Peliharalah dan pupuklah semua Agama walau itu bukan Agama mu. Hentikan semua bentuk permusuhan yang mengatasnamakan Agama.

Ras kita berasal dari adaptasi tempat dan waktu dimana manusia berpijak. Dimana ras mengingatkan kita tentang bagaimana nenek moyang kita hidup dan caranya menyatu dengan bumi. Bumi yang menghidupi nenek moyang kita dengan caranya yang khas dan tak dapat dibanding bandingkan.

Kita semua sama dari akar yang sama dari sang pencipta yang sama , mari kita sama sama merawat segala yang dititipkanNya pada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar